Bagi
banyak orang, membaca adalah suatu tugas yang berat. itulah sebabnya mengapa
mereka, sampai saat ini enggan untuk membaca. Padahal informasi saat ini sedang
berkembang dengan pesat. Sehingga mereka, orang yang enggan membaca akan
kesulitan untuk mendapatkan informasi dengan cepat di era yang serba global
ini.
Membaca
cepat adalah sebuah cara yang praktis sangat dibutuhkan untuk menangkap semua
informasi yang beredar cukup cepat. Dengan membaca cepat, dan tetap memahami, kalian
akan dapat mengurangi satu jam untuk mengerjakan tugas menjadi hanya dua puluh
menit.
“MENGHANCURKAN MITOS”
Salah
satu sebab orang tidak dapat membaca dengan baik adalah bahwa mereka masih
percaya dengan mitos – mitos yang sampai saat ini masih dipercaya kebanyakan
orang. Mitos – mitos seperti:
Membaca
itu sulit
Membaca harus dilakukan dengan mengeja perkata
Membaca
harus perlahan
Membaca
tidak boleh menggunakan jari
Mitos
– mitos di atas akan membuat kalian tersiksa ketika membaca. Oleh karena itu, gantilah
mitos itu dengan gagasan baru, seperti: MEMBACA
ITU MUDAH.
Walaupun
belajar membaca adalah hal yang kompleks. Itu adalah salah satu hal yang
dicapai oleh otak manusia. Ini membuktikan bahwa kita masih mampu dengan mudah
belajar membaca dengan lebih baik lagi.
Boleh membaca dengan
jari kalian
Walaupun kalian diajari
untuk untuk tidak membaca dengan jari (mungkin karena kalian menggunakannya
untuk menunjuk satu kata yang bisa melambatkan kalian membaca), kalian boleh
membiasakannya lagi kini! Bedanya sekarang, kalian akan memakai jari kalian untuk menuntun mata kalian secara cepat saat
membaca bacaan kalian.
Kalian dapat membaca lebih cepat daripada mengeja kata perkata
Sebenarnya membaca kata perkata
justru akan mengurangi pemahaman. Karena kata – kata tidak dipahami dalam
konteksnya dengan yang lain. Pikiran kalian harus bekerja keras dua kali untuk
memahami gagasan dan kata – katanya.
”kalian dapat membaca cepat dengan tetap memahami”
Instruktur membaca Steve Snyder
pernah membaca 14 buku dalam satu penerbangan Los Angles – Sidney. Menggunakan teknik
yang dikembangkannya, ia bisa membaca 3-4 buku fiksi ataupun non fiksi dalam
satu malam. Kecepatan membacanya adalah 5000 kpm (kata per menit). Kedengarannya
ini cepat sekali. Namun menurutnya ini kecepatan yang biasa (jogging speed), kecepatan sprintnya adalah sekitar 10.000 kpm.
Sebagian orang tidak percaya dan
yakin bahwa ia dapat memahami yang ia baca dengan kecepatan itu. Oleh karena
itu, Steve menyamakan kecepatan membaca dengan bermain ski. “Kalau Anda bermain ski dengan tenang dan perlahan –
lahan, Anda tidak perlu memperhatikan apa yang Anda lakukan. Pikiran akan
berkeliaran kemana – mana. Tetapi jika Anda melakukannya dengan sangat cepat
menuruni lembah, Anda harus memusatkan perhatian.” Itulah sebabnya kalian
sebenarnya akan memahami bacaan secara lebih baik kalau membacanya dengan
cepat.
next part is available...
No comments:
Post a Comment